:: HUKUM NIKAH :: Calon Isteri Ideal

Barangsiapa yang ingin menikah maka pilihlah calon istri yang memiliki sifat dan kriteria sebagai berikut:

1.      Perempuan yang ta’at beragama, ini didasarkan pada hadits Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw. bersabda,

“Perempuan dinikahi karena empat faktor: (pertama) karena harta bendanya, (kedua) karena kemulyaan leluhurnya, (ketiga) karena kecantikannya), dan (keempat) karena kepatuhannya kepada agamanya, maka utamakanlah perempuan yang ta’at kepada agamanya; (jika tidak), pasti celaka kamu.” (Muttafaqun ‘alaih: Fathul Bari IX:132 no: 5090, Muslim II:1086 no:1466, ‘Aunul Ma’bud VI:42 no:2032, Ibnu Majah I:597 no:1858 dan Nasa’i VI:68).

98045281wc2

2.      Sebaiknya perawan, kecuali memang ada kemashlahatan sehingga patut menikah dengan janda, berdasarkan hadits, dari Jabir bin Abdullah r.a. berkata, pada masa Rasulullah saw. saya pernah kawin dengan seorang wanita muda, kemudian bertemu Nabi saw. lalu beliau bertanya,

“Ya Jabir, sudahkah engkau kawin?” Saya jawab, “Ya (sudah).” Beliau bertanya (lagi), “Perawan atau janda?” Saya jawab,” Janda.” Tanya beliau (lagi), “Mengapa engkau tidak (menikah) dengan perawan, engkau bisa bercumbu rayu dengannya?” Saya menjawab, “Ya Rasulullah sesungguhnya saya mempunyai beberapa saudara perempuan, saya merasa khawatir kalau seorang gadis yang berada di antara kami dan mereka (akan timbul masalah, yang tidak diinginkan).” Maka sabda beliau, “Maka kalau begitu (alasanmu) pantas untukmu. Sesungguhnya perempuan dinikahi karena agamanya, harta bendanya, dan kecantikannya. Maka hendaklah kamu mengutamakan perempuan yang ta’at kepada agamanya. (jika tidak) pasti celaka kamu,” (Muttafaqun ‘alaih: Muslim II:1087 no:715, lafadz ini baginya, dan yang sema’na, dengan riwayat ini, tanpa kalimat terakhir, diriwayatkan oleh Imam, Bukhari dalam Fathul Bari IX:125 no:5079, ‘Aunul Ma’bud VI:43: no:2033, Tirmidzi II:280 no:1106, Ibnu Majah I:598 no:1860 Nasa’i VI:65 dengan lafadz yang sama dengan yang diriwayatkan Imam Muslim dengan sedikit tambahan).

3.     Perempuan yang subur. Berdasarkan hadits Dari Anas r.a. dari Nabi saw, Beliau bersabda, “Kawinlah perempuan yang penyayang lagi subur, karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan besarnya jumlah kalian di hadapan umat-umat yang lain.” (Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no:294, Irwa-ul Ghalil no:1784, ‘Aunul Ma’bud VI:47 no:2035 dan Nasa’i VI:65).

Jom Komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s