Marhaban Ya Ramadhan…..

Allahu Akhbar!
Allahu Akhbar!
Allahu Akhbar!
Walillah ilham….

Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah….. Maha Suci Allah, Hari ini diberikan kita umur dari Allah SWT untuk kita sama-sama lagi menyambut kedatangan bulan yang penuh kemuliaan dan keberkatan… Bulan suci, Ramadhan akan datang kembali. Rasulullah SAW dan para sahabat, selalu menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan kalimat:

“Marhaban ya Ramadhan. Selamat datang wahai Ramadhan.”

Malaikat Jibril telah berdoa kepada Allah SWT yang membawa erti :-

“Ya Allah, tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
* Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami isteri;
* Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.
Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali.”

Terkenang saya akan ibu yang berada jauh diseberang, semoga Allah menjaga ibuku dalam setiap detik yang ia lalui, Teringat saya akan armahum nenek & pakngah sekeluarga, semoga Allah mencucuri rahmat buat kalian dan ditempatkan bersama orang orang yang beramal soleh… Amin…😦

Subhanallah…, yang berdo’a adalah Malaikat Jibril, malaikat pengutus… dan yang meng-amiinkan doa tersebut adalah Rasullullah dan para sahabat, dan ia dilakukan pada hari Jumaat…

Oleh yang demikian SAYA MENYUSUN SEPULUH JARI MEMOHON KEMAAFAN kepada semua pembaca, teman-teman, sanak saudara, handai taulan… jika saya ada berbuat kesalahan, baik yang tidak saya sengajakan mahupun yang di sengajakan…, Semoga amal dan ibadah kita diangkat dalam bulan Syaaban kemarin, Mudah-mudahan permintaan kita dikabulkan Allah pada bulan Rejab yang lepas, dan Semoga Ramadhan nanti semua doa dan permohonan kita diijabah Allah dalam redha dan rahmat-Nya. Amin….

Rasulullah, para sahabat, dan seluruh pengikutnya yang setia mengikuti jejak risalah Islamiyah sampai ke akhir zaman selalu menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan penuh suka cita dengan penuh kegembiraan, dan menangis saat Ramadhan pergi meninggalkan mereka.

Ya Allah, jadikanlah kami diantara mereka yang sering merindukan Ramadhan… Jadikan kami diantara mereka yang selalu merindukan Mu…..

Pada bulan ini, seluruh umat Islam diwajibkan melaksanakan ibadah rukun Islam ke-2. Pada bulan ini juga, Al−Qur’an telah diturunkan ke muka bumi melalui Baginda Rasulullah SAW sebagai petunjuk dan pembeda antara yang hak dengan yang bathil. Seperti yang tersebut didalam Al Qur’an pada surat Al Baqarah ayat 185 yang ertinya:

“bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu…”

Bulan Ramadhan adalah bulan ketaatan, bulan ibadah, bulan jihad dan dzikrullah, dan bulan yang paling banyak diturunkan rahmat, barokah, dan maghfirah oleh Allah Swt. Kerana keistimewaan inilah maka bulan Ramadhan sering dinanti-nantikan kehadirannya oleh umat Islam disegenap pelusuk dunia. Oleh yang demikian, marilah kita bersama mulai merindu dan mendambakan kehadiran bulan tersebut untuk mendapatkan cucuran rahmat dari Allah, maghfirah, dan barokah dari-Nya.

Mentaati Allah dalam segala perintah dan larangannya mestilah mengikuti sunnah Rasulullah Saw, kerna sesungguhnya ketaatan kepada Rasulullah itu bererti ketaatan kepada Allah. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

“Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), Maka kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” [QS. An Nisaa’, 4: 80]

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” [QS. Ali Imran, 3: 31-32]

Dan dalam sebuah riwayat Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah Saw bersabda:

“Semua ummatku akan masuk syurga kecuali yang menolak. Ditanya: siapakah yang menolak ya Rasulullah? Jawab Nabi: Siapa yang taat kepadaku masuk syurga dan siapa yang maksiat (menentang) berarti dia menolak.” [HR. Bukhari]

Dari Abu Hurairah Ra ia berkata, bahwasanya Rasulullah Saw telah bersabda:

“Barangsiapa mentaati aku, maka sesungguhnya dia telah mentaati Allah, dan barangsiapa mendurhakai aku, maka sesungguhnya ia telah mendurhakai Allah.” [HR. Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah]

Dan orang-orang yang beramal tidak mengikuti sunnah Rasulullah saw maka amalnya tertolak. Rasulullah Saw bersabda:

“Barangsiapa mengerjakan satu amalan yang tidak ada perintah kami di dalamnya (atau yang tidak kami contohkan) maka amalan itu tertolak.“ [HR. Muslim]

(Artikel ini akan bersambung, nantikan tajuk baru… “Diari Ramadhan & Lailatul Qadar”)

Jom Komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s