Rangkaian Perindu

Sunday, September 22, 2013 at 05:41

Rindu..
Umpama tali yang tak pernah putus..
Merentang tegang di tiang hati..
Menjadi tamu di halaman mimpi..
Terkadang di singgahi sang cendrawasih..
Menghadiahkan keindahan sejenak..
Sehingga tidak sadar..
Hadirnya memecahkan kabut..
Saat embun di pagi buta masih menetes..
Ia mengaburkan sinar mentari..

Rindu..
Umpama tegaknya tiang yang tak pernah tumbang..
Berdiri mengunjai dilorong kehidupan..
Disepanjang labuhan usia..
Yang menggantung lampu kenangan..
Yang menyimpan guci ingatan..
Biar hari menginjak tua..
Biar kelam sudah bermula..

Rindu..
Bagaikan lorong yang tak pernah tertutup..
Lorong yang menjadi laluan para petualang cinta..
Menghamburkan langkah..
Dari musim ke musim lainnya tanpa lelah..
Rumput yang hijau tadinya..
Telah lama bertukar warna..
Bunga kembang dan kuncup berganti musim apa adanya..Selembar demi selembar dedaunan berguguran..
Silih berganti mekar dan layu..
Hidup dan mati..

image

Rindu..
Umpama musim yang tak pernah tenteram..
Resah datang..
Gelisah berulang..
Mengusik setiap inci ketentuan..
Hanya dzikir dan do’a menjadi penawar..
Meredam derita dan kepedihan..
Membasuh tiap luka dan kesakitan..
Sesekali..
Coretan hati..Menjadi gurindam perih yang mengharukan..
Menjadi melodi yang membisikkan kesedihan..
Menghadirkan rasa yang tersimpul asa..
Sebuah kerinduan yang tak tertanggungkan..
Dan perlahan..
Bulir-bulir hangat bertamu..
Menyentuh dinding kalbu seorang pecinta..

Rangkaian Perindu..
Natasia Maiza™
September 22, 2013 ~ 06:15

Jom Komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s