Arti Jatuh Cinta

Couple
Salam CINTA dah buat semua ya…

Malam ini saya mo nulisin sesuatu banget…. Ini juga gara-gara sahabat saya yang bernama Ryan Taku.

Kemarin dia sempat nanya,

“Natasia Maiza,apa itu #jatuh-cinta?”

Baiklah sahabat ku Ryan, disini aku menjawab dan memberi penjelasan akan tanya mu ya.

Yuk teman-teman, nyimak and komen ya…. Hehehehe

Menurut saya secara pribadi, jatuh cinta itu merupakan perasaan luar biasa yang sering sulit dipahami manusia. Jatuh cinta juga merupakan salah satu dari penyakit hati. Dan jatuh cinta itu adalah bagian dari keindahan syurga yang berada di bumi.

Saya, lebih senang mengatakan bahawa jatuh cinta itu adalah bisikan antarpribadi yang menunjuk kecenderungan kita kepada manusia, adapun itu, ramai yang setuju apabila saya mengatakan bahwa jatuh cinta itu adalah ketertarikan terhadap sesuatu objek yang menunjukkan kecintaan sehingga semua fikiran dan perasaan tertuju buatnya. Namun, kebingungan itu mulai sirna, saat para ilmuwan menentukan apa artinya ‘jatuh cinta’.

Para peneliti telah menemukan bahwa otak manusia yang sedang jatuh cinta terlihat sangat berbeda dengan otak manusia yang hanya menginginkan nafsu belaka. Wooow, surprised bukan? Gimana paras rupanya tuh otak ya? Penasaran…??? Jom simak lagi.

Tak hanya itu, para ilmuwan tersebut mengatakan bahwa rupa bentuk otak manusia yang sedang dalam hubungan jangka panjang atau yang berkomitmen juga tampak berbeda.

Studi yang dipimpin antropolog Helen Fisher dari Rutgers University yang merupakan salah satu ahli terkemuka di dasar biologis cinta ini mengungkap bahwa, otak manusia yang ‘jatuh cinta’ merupakan fase masa unik dalam dimana waktunya jelas dan ada 13 tanda untuk itu.

Pertama, dia orang spesial.
Saat sedang jatuh cinta, Anda mulai berfikir bahwa kekasih Anda adalah unik. Keyakinan ini ditambah dengan ketidakmampuan untuk merasakan gairah romantisme terhadap orang lain.

Fisher dan rekannya yakin, pikiran tunggal ini merupakan hasil dari peningkatan kadar dopamin pusat (bahan kimia yang mengatur perhatian dan fokus) di otak Anda.

Kedua, dia sempurna.
Orang yang benar-benar jatuh cinta cenderung fokus pada kualitas positif dari kekasihnya dan mengabaikan sifat-sifat negative yang dimilikinya. Selain itu, orang jadi fokus pada hal sepele dan benda-benda yang mengingatkan mereka pada kekasihnya. Ehem… ehem…

Perhatian yang difokuskan ini juga diduga merupakan salah satu akibat peningkatan kadar dopamin pusat serta lonjakan norepinefrin pusat (zat kimia terkait peningkatan memori yang muncul saat ada rangsangan baru).

45919_Falling In Love_PBB.indd

Ketiga, saya kacau!.
Sepertinya aku mo ketawa tapi tertahankan. Seperti yang kita ketahui, jatuh cinta sering menyebabkan ketidakstabilan emosional dan fisiologis. Jangan muna ya… perkara ini beneran terjadi lho… Anda mengalami badai kegembiraan, euforia, meningkatnya energi, sulit tidur, kehilangan nafsu makan, gemetar, hati berdebar dan napas semakin cepat serta kecemasan, panik dan perasaan putus asa meski hanya dipicu hal kecil. Iya kan… hehehe

Perubahan suasana hati ini paralel dengan perilaku pecandu narkoba. Itulah yang aku selalu bilang, Cinta dan gila terkadang beda tipis saja. Dan memang, saat jatuh cinta, jika orang diperlihatkan foto orang yang dicintainya, ini akan mengaktifkan daerah otak yang sama aktifnya saat pecandu obat mengonsumsi narkoba. Wow wow wow…. Sadis iiihhhh….

Menurut para peneliti, jatuh cinta merupakan bentuk kecanduan.

Keempat, mengatasi tantangan mendekatkan kami.
Melalui beberapa jenis kesulitan bersama orang lain, cenderung meningkatkan daya tarik romantis. Dopamin pusat bertanggung jawab sepenuhnya pada reaksi ini. Buktinya, hasil studi menunjukkan, saat ‘hadiah’ tertunda, syaraf penghasil dopamin di wilayah pusat otak menjadi lebih produktif.

Kelima, saya terobsesi dengannya.
Orang yang sedang jatuh cinta rata-rata mengaku sudah menghabiskan 85% waktu ‘bangunnya’ merenungi ‘objek cinta’ mereka. Pemikiran yang mengganggu ini merupakan bentuk perilaku obsesif. Dimana perilaku ini muncul diduga akibat penurunan kadar serotonin pusat di otak. Dan ini merupakan suatu kondisi yang dikaitkan dengan perilaku obsesif sebelumnya.

Keenam, saya ingin terus bersama sepanjang waktu.
Kamu mau? Aku juga mau… hehehe. Orang yang jatuh cinta secara teratur menunjukkan tanda-tanda ketergantungan emosional pada hubungan mereka, termasuk posesif, cemburu, takut ditolak, dan cemas saat berpisah.

Ketujuh, saya harap kita bersama selamanya.
Mereka juga mendambakan serikat emosional dengan kekasihnya, dengan mencari cara untuk lebih dekat dan mengkhayal mengenai masa depan mereka.

Kedelapan, saya rela lakukan apa saja untuknya.
Orang jatuh cinta umumnya merasakan empati yang kuat pada pasangannya, merasakan sakit orang lain sebagai miliknya dan bersedia mengorbankan apa saja untuk orang lain. Sering kan kita dengar ini. Sanggup berbuat apa saja demi cinta.

Kesembilan, apakah ia suka penampilan saya?.
Nah, ini terlihat saat mo nge-date nih. Yang cowok berkacanya 3 jam, yang cewek mematut-matut pakaian ditubuh dan berfikir keras, apakah dia senang kalau aku pakai yang ini ya? Tukar ganti pakaian ampe semua yang ada di lemari keluar. Hahahaha

Ini adalah sikap kecenderungan menyusun ulang prioritas harian atau mengubah penampilan, tingkah laku, kebiasaan atau nilai-nilai Anda untuk lebih menyelaraskan dengan kekasih.

Kesepuluh, bisakah kita menjadi eksklusif?
Tidak bisa dipungkiri bahwa pasangan yang tenggelam dalam cinta biasanya mengalami gairah seksual pada pasangannya namun selalu ada benang emosional kuat yang melekat, kerinduan melalukan seks yang dipadukan posesif, keinginan untuk seksual secara eksklusif dan kecemburuan ekstrim saat pasangan diduga berselingkuh. Ho ho ho… statement ini real kawan, so jangan pernah bilang …. “ooo tidak….”

Rasa posesif ini diduga berevolusi agar orang yang dicintai akan memaksakan pasangan mereka untuk setia. Hal ini untuk menjamin pasangannya tak diganggu.

Kesebelas, ini bukan soal seks.
Tapi biasanya keinginan berhubungan seksual penting untuk orang jatuh cinta, keinginan untuk memadukan emosional menjadi hal utama dalam berhubungan. Namun sebuah hasil studi menemukan, 64% orang jatuh cinta tidak setuju dengan pernyataan:

“Seks paling penting dalam bagian berhubungan dengan pasangan.”

Keduabelas, saya merasa lepas kendali.
Fisher dan rekannya menemukan, orang yang mengaku ‘jatuh cinta’ sering mengaku gairahnya spontan dan tak terkendali.

Terakhir, rasa itu hilang.
Sayangnya, jatuh cinta ini biasanya tidak berlangsung selamanya. Ini adalah keadaan kekal yang baik berkembang menjadi hubungan jangka panjang, hubungan kodependen yang disebut psikolog sebagai ‘kasih’ atau itu akan hilang dan tenggelam.

Jika ada hambatan fisik atau sosial yang menghambat pasangan untuk melihat satu sama lain secara teratur, maka fase ‘cinta’ umumnya berlangsung lebih lama dari itu.

Nah, tanda-tanda jatuh cinta juga banyak sekali teman-teman. Nanti kita bicarakan di halaman berikutnya ya.

Udah dulu tuk hari ini, semoga bermanfaat buat semua.

Chooowwww….

Salam Cinta,
Natasia Maiza™
November 12, 2013

Ditulis berdasarkan sumber terkumpul.

4 thoughts on “Arti Jatuh Cinta

    • maaf… saya baru bisa reply….

      persoalan yang saudara/saudari tanyakan ini terlalu berat tuk saya jawab….

      bagi pendapat saya… mencintailah dengan tulus tanpa mengharapkan sebarang balasan (pamrih) karena itu lebih baik…
      cinta itu bukanlah untuk dimiliki atau memiliki… tapi untuk dimaknai bersama…

      Andaikan Cinta selalu berbalas cinta… maka dunia ini tidak akan ada warnanya… karena tidak ada usaha dan perjuangan…🙂

      biarkan cinta itu bersemadi didalam hati …🙂

      Like

Jom Komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s