LEUKIMIA Meregut Hidup Ku

“Saya sangat senang membaca pesan Anda yang penuh berkah. Aku hanya mengambil beberapa morfin untuk membunuh rasa sakit dan mata kiri saya sudah buta. Jadi, saya mencintai kalian semua.”

“Dear all, aku masih di sini. Aku tidak bisa melihat dengan jelas. Bagaimana saya ingin menjadi gadis biasa hanya untuk satu hari, memakai makeup dengan cantik dan pergi berbelanja dengan teman-teman terbaik saya.”

1

Ini adalah mikroblog  yang ditulis pada tanggal 29 May 2012 dari Lu Ruoqing (nama julukan) yang berumur 23 tahun. Dia adalah seorang gadis dari Qingdao, Provinsi Shandong Cina Timur, yang didiagnosis menderita leukemia pada awal 2012. Diari yang ditulisnya dengan gaya microblog  telah menarik banyak perhatian pembaca sejak April 2012.

Pada bulan April 2012 yang lalu,  Lu Ruoqing menulis lebih dari 50 posting microblog untuk menyimpan catatan perjuangannya sehari-hari melawan Leukimia. Dari kata-katanya sendiri, dia tidak mau semua orang melihat dirinya sebagai pasien yang mengeluh tentang nasibnya atau menangis atas rasa sakit, tetapi dia mau semua orang melihat dirinya sebagai seorang gadis dengan kemauan yang kuat dan senyum yang indah.

Dalam satu microblog, ia memposting gambar kepadalanya yang gundul akibat pengobatan kemoterapi dan di atas gambar, ia menulis:  “Rambutku tumbuh 3 cm lagi!”

 

2

 

Penderitaan nya tidak menghentikan dia dari mempunyai perasaan kasih sayang bagi korban gempa Wenchuan, yang terjadi pada 21 Mei 2008.

Lu telah menunjukkan cintanya yang tidak berujung, hebatnya, Lu merawat orang tuanya juga.

“Ini sangat menyakitkan, tapi aku tidak bisa menunjukkannya di depan mereka,” katanya. “Ayah dan Ibu, aku minta maaf.”

Lu menerima inspirasi dari microblogger dengan julukan, “ZuoYeben”, mengatakan,

“Saya tidak merekomendasikan siapa pun, tapi hari ini saya ingin memperkenalkan dirinya kepada Anda semua. Dia sakit parah. Apakah Anda bisa meninggalkan pesan ‘I love you’ pada blognya? Terima kasih.”

Penyanyi Cina, Han Hong, menyeru kepada semua pengguna internet China untuk menunjukkan keprihatinan mereka untuk dirinya.

Pada tanggal 20 Mei, Lu mendapat pengucapan cinta berbentuk “I love you” dari lebih 190.000 netizen dan menerima lebih dari 50.000 komentar positif,

Tapi Lu menghapus semua postingnya pada 21 Mei karena ada pertanyaan atas keaslian kisahnya.

Namun, pada tanggal 23 Mei, Lu menuliskan sesuatu di microblognya.

“Saya berterima kasih kepada semua. Saya pikir sudah waktunya bagi saya untuk menghilang untuk selamanya. Saya telah gadis paling bahagia karena kamu …”.

Kemudian Lu berhenti memperbaharui tulisan tentang dirinya. Tindakannya itu mengundang banyak pertanyaan dikalangan pembaca dan weiblogger sehingga seorang wartawan berhati murni dari CNTV China muncul bagi menyirnakan semua pertanyaan tentang keaslian diari tulisan Lu.

Tapi Lu menghapus semua postingnya pada 21 Mei karena pertanyaan atas keaslian kisahnya.

4

Reporter tersebut menemukan keluarga Lu di sebuah desa kecil di Jiaonan City, Provinsi Shandong dan belajar kisahnya.

Paman Chao, Mr Lu mengatakan, “Nama aslinya adalah Lu Chao, ia didiagnosis dengan leukemia setelah Festival Musim Semi tahun ini. Kami merencanakan untuk membangun rumah di sini, tapi sekarang tidak dapat diselesaikan. Kabar buruk itu sudah memecahkan hati orang tua. Setelah belajar tidak ada cukup uang untuk melakukan transplantasi sumsum tulang, ia memutuskan untuk menyerah dalam perawatannya, meskipun sudah menemukan sel induk sum-sum tulang kakak kandungnya yang sangat cocok. ”

Di antara foto-foto Ruoqing, satu menarik perhatian kita.

Chao bibi, Ibu Lu mengatakan, “Anak tampan ini pacar Ruoqing, dia sangat manis dan baik. Setelah ia mengetahui penyakit Ruoqing, ia melamarnya. Tapi Ruoqing menolaknya.”

Kabar baik datang ketika Ruoqing menerima panggilan telepon dari Rumah Sakit Universitas Medis Peking Union yang mengundang dirinya untuk melanjutkan pengobatan.

Dengan begitu banyak sambutan hangat-heartedness dating dari netizens dimana Rouqing  tidak pernah bertemu sebelumnya, Ruoqing bersemangat dan memutuskan untuk melanjutkan perawatannya di Beijing.

Dia juga mengatakan,

“Saya berharap dia akan segera pulih. Dan datang kembali ke rumah lebih awal. Dia perlu uang untuk melakukan operasi. Saya berharap lebih banyak orang bisa membantunya.”

Menurut rumah sakit waktu itu, Ruoqing semakin membaik, dan membawa harapan bagi keluarganya, serta ribuan netizens yang peduli tentang dia telah membuat dia menjadi gadis pejuang byang tangguh.

Lebih dari 20.000 netizens telah menyatakan keinginan terbaik mereka. Namun, dia bersikeras tidak mau menerima apapun sumbangan berbentuk uang.

“Aku mendengar semua berkat (doa) Anda, dan itu sudah cukup. Tapi aku tidak akan menerima uang karena ada yang lain di luar sana yang membutuhkan lebih banyak daripada aku.”

Setiap mikro-blog baru miliknya telah di re-tweeted oleh sejumlah netizens yang ramah tamah. Mereka tidak segan untuk menunjukkan keprihatinan mereka terhadap gadis berjiwa malaikat-sepertinya. Jarak tidak lagi penting, karena cinta dan kasih sayang telah membawa masyarakat dan gadis itu bersam manusia lainnya.

Satu netizen dengan ID, “Lo_Cyin,” menulis: “Kami di sini dengan Anda, jadi silakan memiliki iman dalam keajaiban Anda seperti malaikat kepada kami Semangatlah!.!”

Satu lagi bernama, “reb-c,” menulis: “Semoga Surga memberkati dia dan semua orang-orang yang sehat harus menghargai apa yang mereka miliki lebih dari sebelumnya.”

 

3

Meski ia sempat gundul, namun Lu Ruoqing tidak pernah menghilangkan senyumannya. Ia sering meng-update kondisinya lewat microblog miliknya,  bahkan menggelar blog tersebut dengan  ‘the most beautiful leukemia fighter’.

Dua pekan sebelum Lu memasuki masa kritis, gadis ini kembali jatuh sakit. Kali ini, Lu seolah sudah mendapatkan firasat. Sakitnya juga lain dari biasanya. Ia mengalami demam tinggi selama 12 hari dan merasakan kematian sudah semakin mendekatinya. Hingga akhirnya gadis cantik ini benar-benar menghembuskan nafas terakhirnya pada 19 September 2013 yang lalu.

 

6

Sama seperti namanya, Ruoqing, dengan arti “seperti matahari yang cerah” dalam bahasa Cina, gadis itu memiliki hati yang indah dan dia telah menyentuh jutaan netizens Cina. Sifat optimisme yang dimiliki gadis itu serta ketabahannya melawan penyakit membuat orang ingat bahwa dia benar-benar adalah seorang bidadari berjiwa malaikat, yang terus berusaha untuk mengatasi kesulitan didalam hidupnya

 

Selamat Jalan Lu Ruoqing !!!

Ditulis kembali mengikut sumber terpecaya 21 September 2013

Natasia Maiza™

Jom Komen...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s